admin

WIKON – Matiere Gelar Produksi Perdana Girder Unibridge Untuk Ekspor ke Filipina

PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi (WIKON) melaksanakan produksi perdana Girder Unibridge Matiere di pabrik baja WIKON di Balaraja, Banten, Rabu (24/4). Produksi ini berlangsung sejalan dengan penandatangan Supply Purchase Agreement of Girder Unibrigde for Balitawak Philippine Project antara WIKON dan Matiere oleh Direktur Utama WIKON Koko Cahyo Kuncoro dengan Headquarter Deputy Director of South East Asia Matiere Paul Antoine Nicolaudie. Produksi perdana ini turut disaksikan oleh M Jean-Charles Berthonnet, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR Sugiyartanto, Direktur WIKA Agung Budi Waskito, bersama jajaran Komisaris dan Direksi WIKON. Proyek Balitawak Philippine Project akan menjadi proyek kedua kerjasama WIKA dan Matiere setelah Proyek Strategis Nasional Flyover Teluk Lamong di Jawa Timur. Kerjasama ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan kesepakatan pembangunan jalan dan jembatan kerangka baja antara WIKA, selaku induk dari WIKON dan Matiere di Jakarta, pada 29 Maret 2017 lalu, di hadapan Presiden Perancis kala itu, François Hollande. Pada saat meninjau proses produksi perdana, Menteri Basuki menyatakan dukungan penuhnya terhadap kerjasama yang terjalin antara WIKON dengan Matiere. Beliau berharap WIKA sebagai Induk Usaha mampu mengimplementasi dan mendorong terciptanya teknologi – teknologi baru dalam pembangunan infrastruktur. “Kita berharap kerjasama ini tidak hanya sebatas transfer knowledge saja, karena saya yakin WIKA juga memiliki kemampuan dan teknologi yang bisa diimpor dan di ekspansi keluar negeri,” tutupnya. Lebih lanjut, delegasi Perancis bersama Kementerian PUPR, dan Kementerian BUMN kemudian meninjau pada lokasi Fabrikasi Box Girder yang diperuntukkan bagi Proyek Tol Kunciran yang dilanjutkan ke lokasi Fabrikasi Box Girder Unibridge dan Rotator yang diikuti dengan Demo Welding Carried dan Demo Erection Jembatan. Lokasi terakhir yang dikunjungi adalah meninjau proses Demo Reamer Machine. Teknologi yang dikerjasamakan antara WIKON dengan Matiere Perancis akan mulai dipasarkan di Indonesia karena faktor efisien dan instalasi yang jauh lebih cepat sehingga mengurangi gangguan terhadap lalulintas secara signifikan. WIKON telah menambah kapasitas produksi dimana produk Matiere ini salah satu produk yang dapat dilayani selain box girder konvensional dan juga mampu melayani struktur bangunan gedung dan bangunan industri serta produk baja lainnya termasuk penanganan pipa.

WIKON – Matiere Gelar Produksi Perdana Girder Unibridge Untuk Ekspor ke Filipina Read More »

Tingkatkan Produktivitas, WIKAIKON Gelar IHDP Trekking di Sentul.

Sentul – Dalam upaya meningkatkan kualitas hidup, kebugaran, dan produktivitas karyawan. PT Wijaya Karya Industri Konstruksi (WIKAIKON) melaksanakan kegiatan Individual Health Development Plan (IHDP) trekking Sentul(24/01). Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran direksi, manajemen, serta seluruh karyawan dari kantor pusat, pabrik, hingga area proyek. Kegiatan ini dibuka dengan sambutan dari Direktur Keuangan, Human Capital dan Manajemen Risiko, Vidi Julianto. “Pencapaian kita di 2025 adalah buah kerja keras bersama yang sangat saya banggakan. Sembari mensyukuri keberhasilan tersebut, mari kita buka tahun 2026 dengan energi baru dan kondisi fisik yang lebih bugar. Semoga kita selalu sehat dan penuh semangat dalam menghadapi setiap tantangan ke depan.” Tangkasnya Insan WIKAIKON mengikuti kegiatan IHDP dengan antusias yang tinggi. Trekking sentul ini dihadiri sekitar 100 Insan WIKAIKON. “Kegiatan trekking hari ini luar biasa seru, bisa bikin kita lebih erat lagi sesama temen-temen WIKAIKON” Insan WIKAIKON Trekking di Sentul kali ini diharapkan membentuk insan WIKAIKON yang bugar, sehat, dan produktif demi mewujudkan masa depan perusahaan yang semakin kokoh.    

Tingkatkan Produktivitas, WIKAIKON Gelar IHDP Trekking di Sentul. Read More »

Raih 2 Penghargaan K3 Sekaligus di Awal Tahun, Bukti Nyata WIKAIKON Peduli Keselamatan Pekerja

Jakarta – Memasuki awal tahun 2026, PT Wijaya Karya Industri Konstruksi (WIKAIKON) memperkuat posisinya di industri konstruksi dengan meraih dua penghargaan subkontraktor penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) terbaik di dua proyek sekaligus. (27/01) Penghargaan K3 ini diraih berkat keberhasilan perusahaan dalam mewujudkan area kerja yang aman, sehat, serta sejalan dengan standar aturan yang ditetapkan. Pencapaian tersebut mencerminkan efektivitas perusahaan dalam mempertahankan standar keamanan operasional yang optimal berkat pondasi budaya keselamatan yang dijalankan secara disiplin. Apresiasi ini diberikan secara resmi atas penerapan K3 pada Proyek Pembangunan Jalan Tol IKN Seksi 1B Segmen Bandara Sepinggan – Tol Balsam. Selain itu, apresiasi serupa juga diraih melalui kontribusi perusahaan pada proyek strategis nasional, yaitu Jalan Tol Jakarta – Cikampek II Selatan Paket 2A. Capaian gemilang ini menjadi bukti nyata dari komitmen WIKAIKON dalam memprioritaskan keselamatan dan kesehatan seluruh pekerjanya sebagai aset terpenting perusahaan. Melalui prestasi ini, perusahaan terus berupaya memperkuat standar keamanan kerja demi menciptakan lingkungan operasional yang aman dan berkelanjutan di setiap proyek.

Raih 2 Penghargaan K3 Sekaligus di Awal Tahun, Bukti Nyata WIKAIKON Peduli Keselamatan Pekerja Read More »

WIKAIKON Siap Mengukir Sejarah, Kawasan Industri Sampah pertama di Indonesia

Kabupaten Bogor – Pabrik PPC WIKAIKON menerima kunjungan resmi dari jajaran Pemerintah Kabupaten Berau yang dipimpin langsung oleh sang Bupati, Ibu Sri Juniarsih Mas. Direktur Teknik dan Operasi, Bapak Adi Widyo Nugroho, mendampingi secara langsung jalannya kunjungan tersebut. Kunjungan strategis ini menandai dimulainya penjajakan kolaborasi dalam pemanfaatan sampah sebagai komoditas bernilai ekonomi tinggi serta berkelanjutan bagi wilayah Kabupaten Berau. Melalui sinergi fasilitas pabrik dan sistem pengelolaan sampah yang inovatif, proyek ini menjadi pencapaian penting bagi WIKAIKON dalam memperkuat komitmen pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan di kancah nasional. Kunjungan ditutup dengan observasi langsung terhadap kecanggihan proses produksi plastik serta teknik pengecoran aluminium yang menjadi salah satu keunggulan fasilitas ini. Program ini bertujuan menciptakan sebuah ekosistem industri sampah yang inovatif guna menjawab isu lingkungan sekaligus menstimulasi ekonomi daerah di Kabupaten Berau.

WIKAIKON Siap Mengukir Sejarah, Kawasan Industri Sampah pertama di Indonesia Read More »

Pastikan Kualitas Jelang Ekspor Perdana, Investor Filipina Kunjungi Pabrik Fabrikasi Baja Tangerang

Tangerang-Perusahaan multinasional asal Filipina yang sedang fokus terhadap pembangunan infrastruktur dalam kurun waktu 10 tahun terakhir berkunjung dalam rangka meninjau proses produksi ekspor perdana box girder Unibridge di Pabrik Fabrikasi Baja Tangerang(09/05). Ekspor perdana box girder Unibridge ini akan dilaksanakan pada tanggal 15 Mei 2019 sebanyak 38 unit. Turut hadir dalam kunjungan tersebut adalah Susan Y.Yu selaku Vice President Procurement-SMC Infrastructure, Christian E.Santiago selaku Business Procurement-Group SMC Infrastructure dan tim didampingi oleh Moch Cholis Prihanto selaku Direktur Operasi WIKON, Windya Darmawan selaku Manajer Divisi Industri, Nowo Agung P selaku Manajer Pabrik Fabrikasi Baja Tangerang, Adl-ha Wijaya selaku Manajer Pengadaan dan Jeffrey Limas selaku Manajer Pengadaan Departemen Luar Negeri PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. Dalam kunjungan ini WIKON memberikan paparan mengenai Quality Plan Fabrikasi, Metode Fabrikasi dan Fasilitas Fabrikasi untuk Proyek Unibridge Balintawak, Filipina. Lebih lanjut, San Miguel meninjau pada lokasi Fabrikasi Box Girder yang diperuntukan unttuk Proyek Kunciran Benteng Betawi, dilanjutkan ke lokasi Fabrikasi Jembatan Unibridge Balitawak yang diikuti dengan demo Rotator Box Girder dan Ground Assembly Jembatan Unibridge Balitawak, ditutup dengan demo Lineboring Ears dan  Facing Top Flange dengan mesin Reamer. Pada saat meninjau proses produksi Susan Y.Yu menyatakan harapannya untuk dapat menjalin kerjasama secara berkelanjutan dan hubungan yang semakin baik. “Kita berharap kerjasama ini dapat membuat kedua Negara menjadi semakin maju dalam hal pembangunan infrastruktur” tutupnya. Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari penandatangan _Supply Purchase Agreement of Girder Unibrigde for Balitawak Philippine Project_antara WIKON dan Matiere oleh Direktur Utama WIKON Koko Cahyo Kuncoro dengan Headquarter Deputy Director of South East Asia Matiere Paul Antoine Nicolaudie. Proyek Balitawak Philippine Project akan menjadi proyek kedua kerjasama WIKA dan Matiere setelah Proyek Strategis Nasional Flyover Teluk Lamong di Jawa Timur. Kerjasama ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan kesepakatan pembangunan jalan dan jembatan kerangka baja antara WIKA, selaku induk dari WIKON dan Matiere di Jakarta, pada 29 Maret 2017 lalu, di hadapan Presiden Perancis kala itu, François Hollande.

Pastikan Kualitas Jelang Ekspor Perdana, Investor Filipina Kunjungi Pabrik Fabrikasi Baja Tangerang Read More »

WIKON, Raih Penghargaan The Most Growing Startup

Jakarta– Lebih dari 60 karya startup yang diproduksi oleh generasi milenial Indonesia digelar dalam acara Indonesia Startup Summit (ISS) di Jakarta International Expo, Rabu (10/4). Acara ini di prakarsai oleh Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) yang dihadiri oleh Menristek dan juga pejabat tinggi dari Kementerian Perindustrian dan Direksi dari perusahaan-perusahaan yang bermitra dengan Kemenristekdikti termasuk PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi (WIKON). Acara dimulai dengan aksi unik dari Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Mohammad Nasir menjajal motor listrik nasional GESITS dari Hotel Mercure Kemayoran menuju lokasi acara yang berjarak sekitar 3 Km dan langsung membawa GESITS masuk ke dalam Aula D2. Ribuan mahasiswa yang hadir langsung menyambut Pak Menteri dengan riuh rendah saat ia melepas helmnya di depan panggung. “Ini adalah motor listrik anak bangsa, kalau sebut motor listrik, ingat GESITS. Kalau ingat GESITS maka ingat motor listrik. Ini pertama kalinya di Indonesia.” ujar Nasir. Ia juga menjelaskan bahwa dengan kemampuan inovasi teknologi, maka suatu bangsa dapat mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya yang dimiliki secara efektif dan efisien, memberikan nilai tambah pada produk teknologi, serta pada akhirnya memberikan kontribusi yang sangat signifikan terhadap perekonomian Indonesia, tutup Nasir. Dalam kesempatan ISS 2019 ini pula, Kemenristekdikti juga mengumumkan lima karya paling menginspirasi dari kalangan startup dimana salah satu dari lima karya terbaik itu diraih oleh GESITS sebagai The Most Growing Startup dengan mitra industri adalah PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi. Penghargaan diterima langsung oleh Direktur Utama PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi, Koko Cahyo Kuncoro yang mengatakan bahwa WIKON sangat mendukung penemuan dari para inovator yang menyumbangkan inovasi nya untuk bangsa. Semua pelaku industri harus turut mendukung inovasi ini sehingga dapat menghasilkan produk asli buatan anak negeri yang membanggakan dan berguna untuk masyarakat seperti motor listrik GESITS yang sedang WIKON produksi.” Ujar Koko. “Penghargaan ini merupakan bukti bahwa pelaku Industri sangat mendukung inovasi anak bangsa, dan kami berkomitmen untuk terus memproduksi motor listrik GESITS ini sehingga dapat di jual massal dan menjadi kebanggaan bangsa.”pungkasnya. Sepeda motor listrik GESITS diproduksi oleh PT Wijaya Karya Manufaktur (WIMA), perusahaan patungan antara PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi (WIKON) dengan PT Gesits Technologies Indonesia (GTI). Gesits akan diproduksi massal di pabrik perakitan yang berada di Kawasan Industri WIKA (KIW) Bogor, Jawa Barat. Pabrik perakitan ini mampu memproduksi 50.000 unit per tahun dan bisa ditingkatkan hingga 100.000 unit per tahun.

WIKON, Raih Penghargaan The Most Growing Startup Read More »

WIKON – Matiere Gelar Produksi Perdana Girder Unibridge Untuk Ekspor ke Filipina

PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi (WIKON) melaksanakan produksi perdana Girder Unibridge Matiere di pabrik baja WIKON di Balaraja, Banten, Rabu (24/4). Produksi ini berlangsung sejalan dengan penandatangan Supply Purchase Agreement of Girder Unibrigde for Balitawak Philippine Project antara WIKON dan Matiere oleh Direktur Utama WIKON Koko Cahyo Kuncoro dengan Headquarter Deputy Director of South East Asia Matiere Paul Antoine Nicolaudie. Produksi perdana ini turut disaksikan oleh M Jean-Charles Berthonnet, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR Sugiyartanto, Direktur WIKA Agung Budi Waskito, bersama jajaran Komisaris dan Direksi WIKON. Proyek Balitawak Philippine Project akan menjadi proyek kedua kerjasama WIKA dan Matiere setelah Proyek Strategis Nasional Flyover Teluk Lamong di Jawa Timur. Kerjasama ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan kesepakatan pembangunan jalan dan jembatan kerangka baja antara WIKA, selaku induk dari WIKON dan Matiere di Jakarta, pada 29 Maret 2017 lalu, di hadapan Presiden Perancis kala itu, François Hollande. Pada saat meninjau proses produksi perdana, Menteri Basuki menyatakan dukungan penuhnya terhadap kerjasama yang terjalin antara WIKON dengan Matiere. Beliau berharap WIKA sebagai Induk Usaha mampu mengimplementasi dan mendorong terciptanya teknologi – teknologi baru dalam pembangunan infrastruktur. “Kita berharap kerjasama ini tidak hanya sebatas transfer knowledge saja, karena saya yakin WIKA juga memiliki kemampuan dan teknologi yang bisa diimpor dan di ekspansi keluar negeri,” tutupnya. Lebih lanjut, delegasi Perancis bersama Kementerian PUPR, dan Kementerian BUMN kemudian meninjau pada lokasi Fabrikasi Box Girder yang diperuntukkan bagi Proyek Tol Kunciran yang dilanjutkan ke lokasi Fabrikasi Box Girder Unibridge dan Rotator yang diikuti dengan Demo Welding Carried dan Demo Erection Jembatan. Lokasi terakhir yang dikunjungi adalah meninjau proses Demo Reamer Machine. Teknologi yang dikerjasamakan antara WIKON dengan Matiere Perancis akan mulai dipasarkan di Indonesia karena faktor efisien dan instalasi yang jauh lebih cepat sehingga mengurangi gangguan terhadap lalulintas secara signifikan. WIKON telah menambah kapasitas produksi dimana produk Matiere ini salah satu produk yang dapat dilayani selain box girder konvensional dan juga mampu melayani struktur bangunan gedung dan bangunan industri serta produk baja lainnya termasuk penanganan pipa.

WIKON – Matiere Gelar Produksi Perdana Girder Unibridge Untuk Ekspor ke Filipina Read More »

Innovating Tank Cleaning for Safer Seas

Tank cleaning is an essential yet often overlooked part of maritime operations. A poorly cleaned tank can compromise cargo quality, increase risks to the crew, and even harm the marine environment. For this reason, safe and reliable tank cleaning is vital for every vessel operator. Golden Port approaches tank cleaning with innovation and responsibility. Our methods are designed to maximize safety, minimize downtime, and meet strict environmental regulations. By leveraging industry best practices, we ensure that vessels are prepared for their next voyage with confidence. In today’s industry, clients demand not just efficiency but also accountability. Our tank cleaning solutions are built around both, giving operators peace of mind that their vessels are safe, compliant, and operating at the highest standards.

Innovating Tank Cleaning for Safer Seas Read More »

Why Small Tanker Management Matters in Today’s Market

Small tankers play a critical role in global logistics, especially in regions where larger vessels cannot operate. Their flexibility allows them to deliver petroleum products quickly and efficiently to ports and terminals around the world. However, managing small tankers requires specialized expertise and attention to detail. Golden Port has built a strong reputation in this niche by offering tailored solutions for small tanker management. From crew training to safety protocols, our approach ensures vessels operate at maximum efficiency while meeting international compliance standards. As the maritime industry faces growing demand for efficiency and reliability, professional small tanker management is becoming more valuable than ever. At Golden Port, we are committed to providing owners and operators with the expertise they need to succeed in this evolving market.

Why Small Tanker Management Matters in Today’s Market Read More »

Enhancing Transparency in Maritime Operations

In the fast-paced world of global shipping, transparency is no longer just a value — it has become a necessity. Vessel owners and operators require real-time updates, reliable reporting, and full visibility over every stage of operations. At Golden Port, we have developed a management system that ensures every stakeholder is kept informed, from pre-arrival arrangements to safe onboard operations and transparent oil recovery post-operations. This commitment to openness reduces risks, improves trust, and strengthens long-term partnerships. By combining expertise with technology, we are redefining what it means to manage vessels in a modern, globalized market. Our goal is simple: to make maritime operations more efficient, more secure, and above all, more transparent.

Enhancing Transparency in Maritime Operations Read More »